Assalammualaikum sahabat bloger..
kali ini saya aka memposting lanjutan dari yang kemarin, yaitu tentang
Ruqyah Syariah
RUQIYAH SYARIAH
Manfaat Ruqyah : untuk penjagaan,
perlindungan, pengobatan dan penyembuhan baik untuk diri sendiri maupun orang
lain dari berbagai gangguan dan penyakit medis dan non medis. Ruqyah syariyah
merupakan bagian dari syumuliyah Islam yang dapat digunakan untuk media dakwah
sehingga diharapkan terapi ruqyah yang dilakukan tidak keluar dari bingkai
dakwah Islam.
Pengobatan ruqyah sebenarnya
sudah ada sejak masa sebelum Islam. Kemudian Rasulullah saw menetapkan ruqyah
yang dibolehkan dan ruqyah yang terlarang. Seiring dengan perkembangan zaman
pengobatan ruqyah mengalami pasang surut, dan akhir- akhir ini ruqyah syariyah
marak kembali dan meluas ke daerah-daerah bahkan masuk ke media televisi, koran
dan majalah. Realitas ini sangat menggembirakan karena ada satu lagi sarana
yang dapat digunakan untuk media dakwah Islam.
Ruqyah
Syar’iyyah sendiri adalah salah satu cara dari banyak jalan untuk mengusir
gangguan setan dan sihir. Abdul Khalik Al-Atthar dalam bukunya “menolak dan
membentengi diri dari sihir” menyebutkan bahwa untuk bisa terbebas dari
pengaruh jahat itu, bisa dilakukan beberapa cara, antara lain:
1. Metode
Istinthaq
Methode istinthaq adalah mengajak bicara setan yang
ada di dalam tubuh orang yang terkena sihir. Dan menanyakan kepadanya tentang
namanya, nama tukang sihir yang memanfaatkan jasanya, nama orang yang membebani
tukang sihir untuk melakukan sihir, menanyakan tempat penyimpanan sihir serta
barang-barang yang digunakan untuk menyihir. Meskipun demikian, kita dituntut
untuk tetap waspada dan tidak mempercayai sepenuhnya akan apa yang diucapkan
oleh setan yang ada di dalam tubuh pasien, sebab bisa jadi setan berbohong
dengan tujuan untuk menimbulkan fitnah dan memecah belah hubungan baik diantara
sesama manusia.
2.
Metode Istilham
Melalui Istilham adalah memohon ilham dan petunjuk yang benar dari Allah
agar Ia berkenan memberikan isyarat lewat mimpi, sehingga sihir yang menimpa
seseorang bisa terdeteksi dan kemudian dilenyapkan.
3.
Metode Tahshin
Methode Tahsin adalah pembentengan, yaitu dengan membentengi dan melindungi
korban sihir dengan menggunakan bacaan Al-Qur?an, zikir dan ibadah-ibadah
tertentu.
Syaikh bin Baaz mengatakan bahwa
cara yang paling efektif dalam mengobati pengaruh sihir adalah dengan
mengerahkan kemampuan untuk mengetahui tempat sihir, misalnya di tanah, gunung
dan lain-lain. Dan bisa diketahui lalu diambil, maka lenyaplah sihir itu.
Pengobatan sihir yang diharamkan
adalah menyingkirkan sihir dengan sihir juga, ini sesuai dengan perkataan Rasul
yang melarang keras seorang muslim pergi ke rumah dukun dan tukang sihir untuk
meminta bantuan kepadanya.
Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa mengeluarkan sihir dan memusnahkannya
adalah pengobatan yang paling efektif, sebagaimana yang diriwayatkan oleh
Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- bahwasanya beliau memohon kepada
Allah untuk dapat melakukan hal itu. Allah memberi petunjuk kepada beliau,
sehingga beliau pernah mengeluarkan sihir dari sebuah sumur.
4.
Hijamah/Bekam
Cara yang lainnya adalah dengan hijamah (berbekam) pada anggota tubuh yang terasa sakit akibat pengaruh sihir, karena sihir bisa berpengaruh pada tubuh, dan melemahkannya.
Cara yang lainnya adalah dengan hijamah (berbekam) pada anggota tubuh yang terasa sakit akibat pengaruh sihir, karena sihir bisa berpengaruh pada tubuh, dan melemahkannya.
5.
Obat-obatan
Pengobatan sihir dapat juga dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang mubah (dibolehkan) seperti dengan memberi kurma ?Ajwah kepada si penderita. Diriwayatkan dari Amir bin Sa?ad dari bapaknya bahwasanya Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- bersabda, “Barangsiapa setiap pagi hari memakan kurma Ajwah maka tidak akan membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari.” (HR. Bukhari). Tentang keistimewaan kurma ini Imam Al-Khattabi berkata: Kurma ?Ajwah memiliki hasiat dan manfaat yaitu bisa menjadi penangkal racun dan sihir karena berkat do’a Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- terhadap kurma Madinah, dan bukan karena keistimewaan kurma itu sendiri.
Pengobatan sihir dapat juga dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang mubah (dibolehkan) seperti dengan memberi kurma ?Ajwah kepada si penderita. Diriwayatkan dari Amir bin Sa?ad dari bapaknya bahwasanya Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- bersabda, “Barangsiapa setiap pagi hari memakan kurma Ajwah maka tidak akan membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari.” (HR. Bukhari). Tentang keistimewaan kurma ini Imam Al-Khattabi berkata: Kurma ?Ajwah memiliki hasiat dan manfaat yaitu bisa menjadi penangkal racun dan sihir karena berkat do’a Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- terhadap kurma Madinah, dan bukan karena keistimewaan kurma itu sendiri.
6.
Ruqyah Syar’iyyah
Cara yang lainnya yang dapat
dilakukan untuk mengeluarkan sihir adalah dengan membacakan ruqyah syar’iyyah
(pengobatan melaui bacaan Al-Qur?an, zikir dan do?a). Imam Ibnu Qayyim mengatakan:
Diantara obat yang paling mujarab untuk melawan sihir akibat pengaruh jahat
setan adalah dengan pengobatan syar?i yaitu dengan zikir, do’a dan
bacaan-bacaan yang bersumber dari Al-Qur’an. Jiwa seseorang apabila dipenuhi
dengan zikir, wirid dan mensucikan nama Allah niscaya akan terhalangi dari
pengaruh sihir. Orang yang terkena sihir bisa sembuh dengan membaca ruqyah
sendiri atau dari orang lain dengan ditiupkan pada dada atau tubuh yang sakit
sambil membaca zikir dan do?a.
Berikut
ini adalah bacaan-bacaan yang diyakini insyaAllah mampu menolak dan
menghilangkan bahaya sihir & gangguan jin diantaranya:
a) Surat
Al-Fatihah.
b) Surat
Al-Baqarah, khususnya ayat-ayat 1-5, 254-257 dan 284-286.
c) Surat
Al-Imran khususnya ayat 1-9 dan 18-19
d) Surat
An-Nisa khususnya ayat 115-121
e) Surat
Al-A?raf khususnya ayat 54-55.
f) Surat
Al-Mu?minun khususnya ayat 115-118.
g) Surat
Yasin khususnya ayat 1-12.
h) Surat As-Shaffat
khususnya ayat 1-10.
i) Surat
Ghafir khususnya ayat 1-3, dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya.
sekian dari saya, wasallamualaikum.. ^-