(Metode Pengobatan Nabi - Shalallahu 'Alaihi Wassalla)
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh....
Salam shabat Blogger, pada postingan kali ini atau lebih tepatnya postingan perdana dari blog saya. saya akan membahas tenatang apa itu Thibbun nabawi, jenis-jenisnya, dan insyaallah samapai contoh-conntohnya. Semoga bermanfaat.
Thibbun Nabawi
merujuk pada tindakan dan perkataan (hadis) Nabi Islam
Muhammad
mengenai penyakit, pengobatan, dan kebersihan, maupun genre tulisan oleh para
sarjana non-medis untuk mengumpulkan dan menjelaskan tradisi-tradisi tersebut. Istilah
Thibbun Nabawi ini dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad
ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai
keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul
dan khurafat. Thibbun
Nabawi merujuk pada tindakan dan perkataan (hadis) Nabi Islam
Muhammad
mengenai penyakit, pengobatan, dan kebersihan, maupun genre tulisan oleh para
sarjana non-medis untuk mengumpulkan dan menjelaskan tradisi-tradisi tersebut. Istilah
Thibbun Nabawi ini dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad
ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai
keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul
dan khurafat.
Terdapat beberapa pengertian mengenai thibbun nabawi
yang telah didefinisikan oleh ulama di antaranya.
- Thibbun nabawi adalah segala sesuatu yang
disebutkan oleh Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih yang berkaitan dengan
kedokteran baik berupa pencegahan (penyakit) atau pengobatan.
- Thibbun nabawi adalah kumpulan apa shahih dari
petunjuk Rasulullah Muhammad
dalam
kedokteran yang dia berobat dengannya atau untuk mengobati orang lain.
- Definisi thibbun nabawi adalah (metode)
pengobatan Rasulullah
yang
dia ucapkan, dia tetapkan (akui), dia amalkan, merupakan pengobatan yang
pasti (bukan sangkaan), bisa mengobati penyakit jasad, ruh dan indera.
Setiap penyakit itu ada obatnya,
seperti hadits Rasulullah
yang artinya:
“Tidaklah
Allah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan untuk penyakit itu obatnya.”
(HR. Bukhari no. 5678 dan Muslim, dari Abu Hurairah)
“Sesungguhnya
Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya
bersamanya. (Hanya saja) tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan
mengetahui orang yang mengetahuinya.” (HR. Ahmad 1/377, 413 dan 453.)
“Setiap
penyakit ada obatnya. Maka bila obat itu mengenai penyakit akan sembuh dengan
izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim no. 5705)
"Barangsiapa
berpura-pura jadi thabib (dokter) sedangkan ia tidak tahu mengenal
pengobatan, maka dia harus bertanggung jawab (jika terjadi mala praktik)."
(HR. Ibnu Majah no.3457 dan Abu Daud no.3971, dengan derajat hadits ...)
Al-Qur`anul karim dan As-Sunnah yang
shahih sarat dengan beragam penyembuhan dan obat yang bermanfaat dengan izin
Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga mestinya kita tidak terlebih dahulu
berpaling dan meninggalkannya untuk beralih kepada pengobatan kimiawi yang ada
pada masa sekarang ini.
Karena itulah Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
rahimahullahu berkata: “Sungguh para tabib telah sepakat bahwa ketika
memungkinkan pengobatan dengan bahan makanan maka jangan beralih kepada
obat-obatan (kimiawi). Ketika memungkinkan mengkonsumsi obat yang sederhana,
maka jangan beralih memakai obat yang kompleks. Mereka mengatakan: ‘Setiap
penyakit yang bisa ditolak dengan makanan-makanan tertentu dan pencegahan,
janganlah mencoba menolaknya dengan obat-obatan’.”
Thibbun Nabawi (Pengobatan ala Rasulullah) memiliki
beberapa jenis atau macam, yaitu;
1)
Ruqyah
2)
Bekam
3)
Mengkonsumsi Habbatus Sauda
4)
Mengkonsumsi Madu
5)
Menggunakan Minyak Zaitun
6)
Mempergunakan
Siwak (Miswak)
Untuk lebih jelasnya apa saja
macam-macam jenis dari Thibbun Nabawi ini, akan saya posting Minggu depan. Seemoga
bermanfaat.
Wassalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.. ^-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar